Close sidebar
Daerah Ekonomi Sulsel

Bupati Jeneponto Dorong Bantuan Benih Mandiri

Jeneponto – Penyaluran bantuan Mandiri Benih untuk petani Jeneponto berlangsung hangat di Aula Kantor Desa Kayuloe Timur, Kecamatan Turatea, Sabtu (6/12/2025). Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Pertanian menghadirkan total 250 ton benih padi sebagai bagian dari program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Mandiri Benih 5 Juta Kilogram. Bupati Jeneponto Paris Yasir menyerahkan bantuan secara simbolis sambil memberikan arahan kepada kelompok petani yang memenuhi ruangan sejak pagi.

Dalam sambutan awalnya, Paris Yasir menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk mendukung petani menjelang musim tanam rendengan. Ia menyampaikan kepeduliannya terhadap keberlanjutan produksi pangan serta kesejahteraan petani yang menjadi tulang punggung daerah.

Tim Pengabdi UNM Perkuat Budidaya Ikan Pujananting

“Kita telah menyerahkan bantuan benih padi andalan dari Pemerintah Provinsi Sulsel kepada para petani di Jeneponto. Bantuan ini tentu menjadi bukti bahwa pemerintah kembali hadir untuk para petani,” ungkapnya.

Bupati juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sulsel yang memberi dukungan besar pada masyarakat Jeneponto. Ia menilai bantuan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan petani yang bersiap memasuki musim tanam.

“Tadi telah kita serahkan kepada para petani. Mewakili seluruh masyarakat, saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas bantuan ini. Semoga dapat di manfaatkan dengan baik untuk peningkatan produktivitas,” lanjutnya.

IKA Sosiologi FISIP Unhas Resmi Dilantik, Dr. Busman Pimpin Periode 2026-2030

Bantuan Benih Perkuat Produktivitas Mandiri

Menurut Paris Yasir, waktu penyaluran benih sangat tepat karena petani memulai pengolahan lahan. Ia menyebut bahwa benih datang sesuai momentum sehingga proses tanam berjalan lancar.

“Alhamdulillah, bibit ini datang tepat pada kebutuhan petani di musim tanam. Kita serahkan langsung di dampingi Kepala Dinas Pertanian,” jelasnya.

Bupati juga mengajak petani menjaga kualitas panen melalui penggunaan benih sesuai petunjuk teknis. Ia meminta penyuluh pertanian tetap aktif mendampingi petani mulai dari pengolahan lahan, pemupukan, pengendalian hama hingga perawatan irigasi. Ajakan tersebut mendapat respons positif para kelompok tani yang sejak awal mengikuti proses penyerahan bantuan dengan antusias.

FT UNM Wujudkan Gerakan Mappaccing UNM

Plt Kepala Dinas Pertanian Jeneponto, Bambang Hariyanto, menjelaskan rincian bantuan yang disalurkan. Total 250 ton benih varietas Impari ke 11 kecamatan melalui ketua kelompok tani.

“Iya, tadi kita serahkan secara simbolis kepada para ketua kelompok tani. Totalnya 250 ton benih Mandiri Benih Padi Andalan untuk 11 kecamatan,” ucap Bambang.

Ia berharap petani segera melakukan pembibitan agar proses tanam tidak tertunda.
“Para petani penerima bantuan segera melakukan pembibitan. Musim tanam sudah masuk, jadi jangan sampai bibit ini terlalu lama tersimpan,” tambahnya.

Ketua kelompok tani penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur atas program tersebut.
“Alhamdulillah, pak. Bantuan bibit ini sangat bermanfaat, apalagi kondisi keuangan kami sedang terbatas. Ini sangat membantu untuk pembibitan awal musim tanam,” ujarnya.

Penyaluran bantuan turut dihadiri Camat Turatea Achmad Zakkir, Kepala Desa Kayuloe Timur Lelong Azis, Kabid Tanaman Pangan Irfan M, Kabid PSP Sulfikar Adnan Ahmad, Kapolsek Binamu, penyuluh PPL, BPP Turatea, serta kelompok tani dari berbagai wilayah. Program Mandiri Benih Padi Andalan ini diberikan secara gratis untuk mendukung Musim Tanam Rendengan 2025/2026.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *