Makassar – Pelaksana Tugas (PLT) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Farida Patittingi, mengajak para wisudawan Fakultas Teknik UNM untuk mengambil peran sebagai pimpin perubahan. Ajakan tersebut ia sampaikan saat menghadiri ramah tamah wisuda Fakultas Teknik UNM, Rabu (10/6/2026).
Farida menyampaikan rasa bangganya atas capaian para wisudawan, terutama meningkatnya jumlah lulusan yang berhasil meraih predikat cumlaude. Namun, ia juga menaruh perhatian terhadap masih banyaknya mahasiswa yang menyelesaikan studi lebih dari empat tahun. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bagi seluruh unsur pimpinan fakultas agar kualitas layanan akademik terus meningkat.
“Saya bangga tadi mendengar banyak yang cumlaude, namun masih banyak yang lulus di atas empat tahun. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi dekan dan jajarannya untuk memenuhi standar Kementerian Sains dan Teknologi yang memiliki standar kelulusan di bawah empat tahun,” ujar Farida.
Ia menilai kualitas perguruan tinggi tidak hanya tercermin melalui prestasi akademik mahasiswa, tetapi juga melalui kemampuan institusi dalam mendukung mahasiswa agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Karena itu, sinergi antara mahasiswa, dosen, serta jajaran pimpinan fakultas perlu terus diperkuat.
Farida juga menyampaikan harapannya agar seluruh lulusan Fakultas Teknik UNM mampu meraih kesuksesan setelah menyelesaikan pendidikan. Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan dan pengalaman selama kuliah harus menjadi bekal untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Tentu kami berharap anak-anakku sekalian sukses usai menyelesaikan pendidikan di Universitas Negeri Makassar,” katanya.
Pemimpin Perubahan
Dalam sambutannya, Farida menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia mengingatkan para lulusan agar tidak merasa puas dengan kondisi yang ada, melainkan terus berupaya menciptakan perubahan positif.
“Hari ini dan seterusnya kita harus bisa melakukan perubahan. Kita tidak bisa stagnan pada posisi itu saja. Oleh karena itu, saya tekankan kepada anak-anakku sekalian agar jadilah pemimpin perubahan,” tuturnya.
Menurut Farida, setiap orang memiliki pilihan dalam menyikapi perubahan. Sebagian memilih mengikuti arus, sebagian lain berinisiatif menciptakan pembaruan. Ia berharap para alumni Fakultas Teknik UNM berada pada kelompok yang mampu menghadirkan solusi dan inovasi bagi lingkungan sekitarnya.
“Ada yang menjadi pengikut perubahan, ada pula yang melakukan perubahan, tapi jangan menjadi penentang perubahan,” tambahnya.
Farida turut memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang berani menyampaikan gagasan dan pemikirannya secara terbuka. Baginya, keberanian menyuarakan pendapat mencerminkan sikap kritis serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
“Saya selalu memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang berani untuk berbicara mengemukakan pemikirannya di depan publik, entah ketika ia berbicara di depan Pinisi ataupun di depan gedung DPRD. Itu tandanya mereka terbuka untuk melihat perubahan yang terjadi di masyarakat,” ungkapnya.
Melalui pesan tersebut, Farida berharap lulusan Fakultas Teknik UNM tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, serta keberanian untuk membawa perubahan positif. Ramah tamah wisuda Fakultas Teknik UNM pun menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk mempersiapkan langkah baru menuju dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat.



