Close sidebar
Advertisement Advertisement
#1 - Pernyataan Amien Rais Tuai Reaksi Keras, Partai Ummat dan Relawan Prabowo Buka Suara | #2 - Trump Soroti Proposal Iran dan Lanjutkan Negosiasi Nuklir via Telepon | #3 - Gojek Respons Perpres Prabowo yang Batasi Potongan Ojol Maksimal 8 Persen | #4 - Presiden FIFA Gianni Infantino Nyatakan Maju Lagi dan Incar Kepemimpinan hingga 2031 | #5 - Proyek Stadion Barombong Mangkrak Lebih dari Satu Dekade, Picu Sorotan Dugaan Kerugian Negara | #6 - Prabowo Tegaskan MBG Berjalan Konsisten untuk Dorong Ekonomi Rakyat dan Ketahanan Pangan | #7 - Uni Emirat Arab Genjot Pasokan Minyak Setelah Resmi Keluar dari OPEC | #8 - Ketegangan Selat Hormuz Picu Duel AS vs China di Sektor Energi | #9 - Kronologi Tabrakan KA dan KRL di Bekasi Timur, 4 Tewas dan Puluhan Korban Dievakuasi | #10 - Rocky Gerung Ungkap Alasan Hadiri Pelantikan Jumhur Hidayat di Istana Negara | #11 - Pemprov DKI Pertimbangkan BTS Tampil, GBK Kian Difavoritkan ARMY | #12 - Gol Enzo Fernandez Bawa Chelsea Singkirkan Leeds dan Lolos ke Final Piala FA | #13 - Cole Allen, Guru Cerdas yang Jadi Tersangka Penembakan di Acara Gedung Putih | #14 - Polrestabes Makassar Pulangkan 108 Mahasiswa UMI Usai Bentrok dengan Ojol | #15 - Menkeu Purbaya Tegaskan Pemerintah Tidak Akan Kenakan Pajak Pelayaran di Selat Malaka | #16 - Golkar Kritik Pengelolaan Anggaran Kaltim Usai Demo Berujung Ricuh | #17 - Rismon Sianipar Terseret Laporan Dugaan Penipuan Buku Gibran End Game di Polda Metro Jaya | #18 - Bahlil Tegaskan Batas Dua Periode Ketum Parpol Cukup Diatur Internal Partai | #19 - Dugaan Korupsi Bibit Nanas Grogoti Integritas Darmawangsa Muin, Dosa Masa Lalu? | #20 - Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Melintas, Pemerintah Genjot Negosiasi di Selat Hormuz | #21 - JK Disebut Jadi Sosok Kunci di Balik Langkah Awal Jokowi ke DKI | #22 - Menkeu Purbaya Bahas Peluang “Cuan” dari Kapal yang Melintas di Selat Malaka | #23 - HIMANTIK FISIP UNIBOS Gelar Debat Mahasiswa Bahas Pengelolaan Sampah | #24 - Kadin Targetkan Pemenuhan Kebutuhan MBG melalui Kerja Sama Industri Unggas China | #25 - Ketegangan Hormuz Memanas, Iran Sebut Dampaknya Bisa Menjalar hingga Selat Malaka |
Olahraga

Presiden FIFA Gianni Infantino Nyatakan Maju Lagi dan Incar Kepemimpinan hingga 2031

Presiden FIFA Gianni Infantino dalam agenda kongres tahunan FIFA.

NGERTI.ID – Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan niatnya untuk kembali mencalonkan diri pada pemilihan pimpinan FIFA periode 2027–2031. Ia menyampaikan rencana itu saat menutup Kongres FIFA ke-76 di Vancouver, Kanada, Kamis (30/4/2026).

Infantino secara resmi membuka fase pemilihan dan menyatakan kesiapannya untuk kembali bersaing memperebutkan kursi tertinggi FIFA. Ia juga menyampaikan rasa hormat kepada 211 asosiasi anggota.

Gol Enzo Fernandez Bawa Chelsea Singkirkan Leeds dan Lolos ke Final Piala FA

“Saya merasa terhormat dan rendah hati. Saya ingin menegaskan kepada 211 asosiasi anggota bahwa saya akan mencalonkan diri kembali dalam pemilihan presiden FIFA tahun depan,” ujar Infantino.

Jika ia kembali memenangi kongres yang akan berlangsung di Rabat, Maroko, ia berpeluang memimpin FIFA hingga 2031.

Dukungan Kuat dari Afrika dan Amerika Selatan

Langkah Infantino mendapat dukungan signifikan dari dua konfederasi besar, yaitu CAF (Afrika) dan CONMEBOL (Amerika Selatan). Kedua organisasi itu menyatakan dukungan penuh terhadap kelanjutan kepemimpinan Infantino.

Timnas Futsal Indonesia Kalahkan Malaysia 1-0, Lolos Semifinal AFF 2026

Sejak menjabat pada 2016 setelah menggantikan Sepp Blatter, Infantino terus memperkuat pengaruhnya. Ia bahkan melaju tanpa pesaing dalam pemilihan 2019 dan 2023.

Selama memimpin FIFA, Infantino aktif mendorong ekspansi berbagai turnamen internasional. FIFA kini menggelar Piala Dunia dengan 48 tim, sementara FIFA juga memperluas Piala Dunia Wanita menjadi 32 peserta sejak 2023.

Peluang Menjabat Hingga 2031

Regulasi FIFA menetapkan batas masa jabatan presiden maksimal 12 tahun. Namun, aturan tidak menghitung penuh periode awal Infantino sejak 2016. Kondisi ini memberi peluang baginya untuk tetap menjabat hingga 2031 jika ia kembali memenangkan pemilihan pada 18 Maret mendatang di Maroko.

FIFA Pastikan Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026 di Tengah Ketegangan Global

Di bawah kepemimpinannya, FIFA memperluas jangkauan global dan memperkuat relasi dengan berbagai tokoh dunia. Infantino beberapa kali menjalin komunikasi dengan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Kedekatan itu menarik perhatian publik, terutama menjelang Piala Dunia 2034 di Arab Saudi.

Meski mencatat sejumlah capaian, kepemimpinan Infantino juga menuai kritik. Sejumlah pihak menyoroti tingginya harga tiket pertandingan serta kebijakan komersial FIFA yang dinilai semakin agresif.

Bagikan