Close sidebar
Advertisement Advertisement
#1 - Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 Triliun | #2 - Kedatangan Trump di Beijing Jadi Sorotan, Xi Jinping Siapkan Sambutan Khusus | #3 - Kapan Idul Adha 2026? Ini Prediksi Pemerintah, Muhammadiyah, BRIN, dan NU | #4 - MPR RI Minta Maaf atas Polemik LCC Empat Pilar Kalbar, Juri dan MC Langsung Dinonaktifkan | #5 - Prabowo Bahas Ketahanan Energi dan Evaluasi Izin Tambang Bersama Bahlil | #6 - Kapolrestabes Makassar Instruksikan Tembak di Tempat bagi Pelaku Geng Motor Brutal | #7 - Trump Geram Usai Baca Jawaban Iran, Perdamaian Timur Tengah Terancam Gagal | #8 - Mahasiswa UKI Toraja Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI dalam Penulisan Karya Ilmiah dari FIP UNM | #9 - Hasil Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bersama Jepang, Qatar, dan Thailand | #10 - WHO Peringatkan 12 Negara Usai Wabah Hantavirus Andes Muncul di Kapal MV Hondius | #11 - Prabowo Bangun 1.582 Kapal Ikan untuk Nelayan di Seluruh Indonesia | #12 - Hasil Liverpool Vs Chelsea: Duel Sengit di Anfield Berakhir Imbang 1-1 | #13 - Mahasiswa dan Warga Sangalla’ Selatan Kompak Tolak Proyek Geothermal | #14 - Pemkab Luwu Timur Siap Dukung Bakti Sosial GMKI Cabang Makassar Tahun 2026 | #15 - Pernyataan Amien Rais Tuai Reaksi Keras, Partai Ummat dan Relawan Prabowo Buka Suara | #16 - Trump Soroti Proposal Iran dan Lanjutkan Negosiasi Nuklir via Telepon | #17 - Gojek Respons Perpres Prabowo yang Batasi Potongan Ojol Maksimal 8 Persen | #18 - Presiden FIFA Gianni Infantino Nyatakan Maju Lagi dan Incar Kepemimpinan hingga 2031 | #19 - Proyek Stadion Barombong Mangkrak Lebih dari Satu Dekade, Picu Sorotan Dugaan Kerugian Negara | #20 - Prabowo Tegaskan MBG Berjalan Konsisten untuk Dorong Ekonomi Rakyat dan Ketahanan Pangan | #21 - Uni Emirat Arab Genjot Pasokan Minyak Setelah Resmi Keluar dari OPEC | #22 - Ketegangan Selat Hormuz Picu Duel AS vs China di Sektor Energi | #23 - Kronologi Tabrakan KA dan KRL di Bekasi Timur, 4 Tewas dan Puluhan Korban Dievakuasi | #24 - Rocky Gerung Ungkap Alasan Hadiri Pelantikan Jumhur Hidayat di Istana Negara | #25 - Pemprov DKI Pertimbangkan BTS Tampil, GBK Kian Difavoritkan ARMY |
Nasional

Kapan Idul Adha 2026? Ini Prediksi Pemerintah, Muhammadiyah, BRIN, dan NU

Pemerintah memprediksi Idul Adha 2026 jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Kemenag akan menetapkan tanggal resmi setelah sidang isbat.

JAKARTA, NGERTI.ID – Banyak masyarakat mulai mencari tahu kapan Idul Adha 2026 berlangsung. Umat Islam memperingati hari raya tersebut setiap 10 Zulhijah dalam kalender Hijriah, sehingga tanggalnya selalu berubah dalam kalender Masehi. Saat Idul Adha tiba, umat Muslim menjalankan ibadah kurban dengan menyembelih hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, hingga unta. Penggunaan kalender Hijriah juga membuat pemerintah dan organisasi Islam kerap menetapkan tanggal Idul Adha yang berbeda.

Namun, sejumlah pihak memprediksi Idul Adha 2026 berlangsung serentak pada Rabu, 27 Mei 2026.

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 Triliun

Prediksi Idul Adha 2026 Versi Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan tanggal resmi Idul Adha 2026. Kemenag akan menentukan awal Zulhijah setelah menggelar sidang isbat pada 17 Mei 2026.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Abu Rokhmad, meminta masyarakat menunggu hasil sidang isbat sebelum memastikan tanggal Hari Raya Idul Adha.

Menurut Abu Rokhmad, pemerintah memakai dua metode untuk menentukan awal bulan Hijriah, yakni hisab dan rukyat. Metode hisab memakai perhitungan astronomi, sedangkan rukyat mengandalkan pengamatan hilal secara langsung.

MPR RI Minta Maaf atas Polemik LCC Empat Pilar Kalbar, Juri dan MC Langsung Dinonaktifkan

Kalender Hijriah Indonesia 2026 dan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri memperkirakan Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, meski pemerintah belum mengeluarkan keputusan resmi.

Prediksi BRIN soal Idul Adha 2026

Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, juga memprediksi Idul Adha 1447 Hijriah berlangsung serentak pada 27 Mei 2026.

Thomas menjelaskan posisi hilal saat Magrib pada 17 Mei 2026 kemungkinan sudah memenuhi kriteria penetapan awal Zulhijah di Indonesia dan sejumlah negara lain.

Prabowo Bahas Ketahanan Energi dan Evaluasi Izin Tambang Bersama Bahlil

Ia menyebut Muhammadiyah, pemerintah, dan Arab Saudi kemungkinan memakai tanggal yang sama karena hasil perhitungannya serupa.

“Awal Zulhijah 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 Mei 2026 dan Idul Adha pada 27 Mei 2026,” ujar Thomas, Rabu (13/5/2026).

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 2026 pada 27 Mei

Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah menetapkan jadwal Idul Adha 2026 melalui Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025.

Dalam maklumat itu, Muhammadiyah menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Sementara Hari Arafah berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026.

Muhammadiyah juga menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Muhammadiyah memakai Kalender Hijriah Global Tunggal hasil Musyawarah Nasional Tarjih Muhammadiyah sebagai dasar penetapan tersebut.

Prediksi Idul Adha 2026 Versi Nahdlatul Ulama

Nahdlatul Ulama (NU) juga belum menetapkan tanggal resmi Idul Adha 2026. Organisasi tersebut masih menunggu hasil rukyatul hilal pada akhir Zulkaidah.

NU memakai metode Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU) untuk menentukan awal bulan Hijriah. Meski begitu, Almanak NU memprediksi Idul Adha 2026 jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Selama ini, NU menjalankan metode rukyat yang sejalan dengan mekanisme sidang isbat pemerintah.

Kesimpulan Penetapan Idul Adha 2026

Pemerintah sampai saat ini belum mengumumkan tanggal resmi Idul Adha 2026. Namun, prediksi dari pemerintah, BRIN, Muhammadiyah, dan NU sama-sama mengarah pada Rabu, 27 Mei 2026.

Kementerian Agama akan memastikan tanggal resmi Idul Adha 2026 setelah sidang isbat pada 17 Mei 2026.

Bagikan