NGERTI.ID – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan kepada 12 negara setelah wabah hantavirus strain Andes muncul di kapal pesiar MV Hondius. WHO meminta setiap negara memantau dan melacak penumpang yang sempat turun dari kapal itu.
WHO menilai potensi penyebaran wabah masih bisa dikendalikan. Namun, lembaga kesehatan dunia tersebut tetap mewaspadai kemungkinan muncul kasus baru dalam beberapa pekan ke depan.
WHO Catat Lima Kasus dan Tiga Kematian
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan hingga Kamis (7/5/2026), WHO menerima laporan lima kasus terkonfirmasi dan tiga kasus suspek. Tiga orang dari jumlah tersebut meninggal dunia.
Tedros menjelaskan hantavirus strain Andes memiliki masa inkubasi cukup panjang hingga enam minggu. Karena itu, WHO terus memantau perkembangan penularan di berbagai negara.
“Karena masa inkubasi virus Andes dapat mencapai enam minggu, kami memperkirakan kemungkinan muncul kasus tambahan,” ujar Tedros seperti dikutip Times Now World.
Direktur Darurat WHO Abdi Rahman Mahamud menilai wabah ini kemungkinan tetap terbatas jika setiap negara menjalankan langkah kesehatan masyarakat secara ketat dan menjaga koordinasi internasional.
Daftar 12 Negara yang Menerima Peringatan WHO
WHO menghubungi otoritas kesehatan di 12 negara setelah sejumlah warga mereka turun dari MV Hondius saat kapal singgah di Saint Helena.
Berikut daftar negara yang menerima peringatan WHO:
- Belanda
- Jerman
- Inggris
- Amerika Serikat
- Swiss
- Afrika Selatan
- Turki
- Argentina
- Chile
- Uruguay
- Australia
- Belgia
Saat ini, otoritas kesehatan di negara-negara tersebut terus melacak penumpang dan kontak erat mereka guna mencegah penyebaran virus lebih luas.
MV Hondius Bergerak Menuju Tenerife
Kapal MV Hondius dijadwalkan tiba di lepas pantai Tenerife, Kepulauan Canary, pada Minggu (10/5/2026).
Pemerintah Spanyol menyiapkan prosedur pemeriksaan ketat terhadap seluruh penumpang. Otoritas setempat juga menjaga penumpang tetap terisolasi agar mereka tidak berinteraksi langsung dengan warga sekitar.
Sementara itu, otoritas terkait akan memulangkan penumpang non-Spanyol menggunakan pesawat khusus, termasuk mereka yang hanya mengalami gejala ringan.
Operator kapal Oceanwide Expeditions memastikan tidak ada kasus simtomatik baru di atas kapal. Sebelumnya, petugas medis mengevakuasi satu penumpang sakit lalu menerbangkannya ke Amsterdam pada Kamis lalu.




