Kuantan Singingi – Menjelang puncak Festival Pacu Jalur 2025 di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Polda Riau meningkatkan patroli di sepanjang Sungai Kuantan. Langkah ini bertujuan memastikan arena pacu benar-benar bebas dari aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).
Patroli Gabungan Pastikan Sungai Kuantan Aman dari PETI
Kabagops Polres Kuansing, Kompol Teguh Wiyono, menjelaskan Satgas Operasi PETI terdiri dari personel Polda Riau dan Polres Kuansing. Tim melaksanakan patroli intensif untuk mencegah pelaku kembali memakai peralatan PETI yang petugas bongkar sebelumnya.
“Pada hari ke-10 operasi, tim menyisir lokasi-lokasi PETI yang sudah kami tindak. Tujuannya memastikan tidak ada lagi aktivitas,” ujar Teguh, Selasa (12/8/2025).
Petugas menggelar patroli di beberapa titik. Titik tersebut antara lain Desa Pintu Gobang Kari, Kecamatan Kuantan Tengah; Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya; dan Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya.
Mereka membagi patroli menjadi dua kelompok. Tim 1 menyisir Desa Pintu Gobang Kari dengan 32 personel. Kompol Reza Fahmi memimpin tim bersama AKP Togar Silalahi, kapolsek setempat, personel Brimob, Direktorat Samapta, dan Direktorat Polair Polda Riau. Tim 2 menelusuri Desa Pulau Komang dan Desa Muaro Sentajo dengan 37 personel. Ipda Aswanto dan Ipda Nofrizal memimpin tim ini dengan dukungan Satpol PP. Hasil patroli menunjukkan tidak ada aktivitas PETI di seluruh titik.
Sehari sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Safsus Wapres, Tina Talisa, meninjau langsung Tepian Narosa. Irjen Herry menegaskan pengecekan ini sangat penting. Tujuannya memastikan festival berjalan aman, tertib, dan sesuai protokol kenegaraan. Tahun ini, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka akan hadir langsung di acara tersebut.
“Festival Pacu Jalur menjadi kebanggaan masyarakat Riau, khususnya Kuansing. Semua aspek mulai dari keamanan, lalu lintas, fasilitas VVIP, hingga koordinasi harus siap,” ujarnya.
Kapolda mengajak TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat bersinergi menjaga keamanan. Ia berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan. Acara ini juga diharapkan menjadi simbol persatuan dan sarana promosi pariwisata nasional. Dengan dukungan semua pihak, ia optimis festival akan sukses dan meninggalkan kesan positif bagi peserta maupun tamu undangan.




