NGERTI.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada China terkait dugaan rencana pengiriman senjata ke Iran. Ia menegaskan Beijing akan menghadapi konsekuensi besar jika benar-benar merealisasikan langkah tersebut.
Peringatan itu muncul setelah komunitas intelijen AS menilai China tengah menyiapkan pengiriman sistem pertahanan udara ke Iran dalam waktu dekat. Ketegangan meningkat setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke fasilitas militer Teheran selama lebih dari satu bulan terakhir.
Sejumlah sumber yang mengetahui laporan intelijen itu menyebut China kemungkinan mengirim sistem pertahanan melalui negara ketiga. Mereka menduga China menggunakan cara ini untuk menyamarkan asal pengiriman.
Trump langsung merespons temuan itu dengan nada tegas. “Jika China melakukan itu, mereka akan menghadapi masalah besar,” ujar Trump seperti dikutip The Hill, Minggu (12/4/2026).
Namun, Trump belum menjelaskan apakah ia sudah berkomunikasi langsung dengan Presiden China Xi Jinping terkait isu ini. Keduanya sempat merencanakan pertemuan pada awal Mei, tetapi konflik dengan Iran yang kian memanas membuat mereka menunda agenda tersebut.
Ancaman Trump dan Dugaan Pengiriman Senjata
Laporan intelijen menyebut China berpotensi mengirim Sistem Pertahanan Udara Portabel (MANPADS), yaitu rudal anti-pesawat yang dapat dioperasikan dari bahu. Operator biasanya menggunakan sistem ini untuk menargetkan pesawat yang terbang rendah.
Di sisi lain, pemerintah China membantah keras tuduhan itu. Juru bicara Kedutaan Besar China di Washington menegaskan bahwa Beijing tidak pernah memasok senjata kepada pihak mana pun dalam konflik Iran.
“China tidak pernah memberikan senjata kepada pihak mana pun terkait konflik dengan Iran,” ujarnya.
Ia juga meminta Amerika Serikat menghentikan tuduhan yang tidak berdasar serta menghindari langkah yang dapat memperkeruh situasi. Ia menegaskan China mendorong semua pihak untuk berkontribusi dalam meredakan ketegangan.
Sejumlah laporan sebelumnya juga menunjukkan China dan Rusia kerap memberikan dukungan kepada Iran dalam berbagai aspek.
Di tengah situasi ini, Trump sempat menyarankan beberapa negara Asia seperti China, Jepang, dan Korea Selatan untuk ikut berperan menjaga stabilitas kawasan, termasuk membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz.
Trump menilai negara-negara tersebut memiliki kepentingan besar terhadap jalur energi itu sehingga mereka perlu ikut bertanggung jawab menjaga keamanannya.




