Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Kamis dan Jumat, 8–9 Mei 2025. Peringatan ini mencakup kemungkinan hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG menetapkan status Siaga untuk lima provinsi yang diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur. Sementara itu, status Waspada diberikan untuk provinsi lain seperti Sumatra Utara, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi bagian tengah hingga selatan, Maluku Utara, serta wilayah Papua dan Papua Barat.
“Meskipun cuaca cerah mulai mendominasi, ketidakstabilan atmosfer selama periode transisi ini masih memungkinkan terjadinya pembentukan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” ujar BMKG dalam keterangannya.
BMKG juga mencatat bahwa kondisi atmosfer di sebagian besar wilayah Indonesia menunjukkan potensi cuaca cerah hingga berawan. Namun, dinamika atmosfer saat ini masih mendukung proses konvektif yang memicu pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah.
Beberapa wilayah yang tercatat mengalami curah hujan lebat antara lain Riau sebesar 105 mm/hari, Surabaya sebesar 99 mm/hari, dan Sorong, Papua Barat sebesar 87,1 mm/hari. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang juga teramati di beberapa wilayah lainnya seperti sebagian Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kejadian kilat atau petir, khususnya pada siang hingga malam hari. Masyarakat juga disarankan untuk memperhatikan perkembangan cuaca dan mengambil tindakan yang tepat.




