Kebumen — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno memberikan apresiasi tinggi kepada Komandan Kodim (Dandim) 0709/Kebumen, Letkol Inf Eduar Hendrik, atas inisiatif dan dedikasinya dalam menulis buku yang mengangkat kisah kehidupan Soemitro Djojohadikusumo, ayah dari Presiden Prabowo Subianto.
Buku tersebut dinilai sebagai karya penting yang tidak hanya mengenang sosok ekonom dan tokoh bangsa Soemitro Djojohadikusumo, tetapi juga menjadi kontribusi intelektual dari kalangan militer terhadap pelestarian sejarah nasional. Mensesneg menyebut buku ini sebagai “karya luar biasa” yang mencerminkan dedikasi, ketekunan, serta semangat belajar dari seorang prajurit TNI.
“Ini adalah contoh nyata bagaimana anggota TNI tidak hanya berdedikasi dalam tugas pertahanan, tetapi juga mampu menyumbangkan gagasan dan karya yang mencerahkan masyarakat,” ujar Pratikno dalam pernyataannya.
Buku yang ditulis Letkol Eduar ini mengupas perjalanan intelektual dan kontribusi Soemitro dalam pembangunan ekonomi Indonesia, serta nilai-nilai perjuangan yang diwariskannya kepada generasi penerus, termasuk Presiden Prabowo. Karya ini juga menjadi pengingat akan pentingnya figur-figur pemikir yang turut membentuk arah kebijakan bangsa pascakemerdekaan.
Letkol Eduar menyampaikan bahwa penulisan buku ini merupakan bentuk rasa hormatnya terhadap tokoh nasional yang memiliki kedekatan historis dengan masyarakat Kebumen, sekaligus sebagai upaya mengenalkan sejarah bangsa kepada generasi muda.
Kegiatan penulisan buku oleh prajurit aktif TNI ini juga disambut positif oleh berbagai kalangan, termasuk akademisi dan budayawan. Banyak pihak berharap langkah seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi anggota TNI lainnya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan intelektual dan kebudayaan nasional.




