BANDUNG – Wuling Air ev Terbakar di Bandung pada Sabtu, 6 Juli 2025, ketika sebuah mobil listrik Wuling Air ev terbakar saat terparkir di halaman rumah warga di Jalan Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kota Bandung. Warga sekitar menyaksikan api muncul secara tiba-tiba meskipun mobil tidak sedang digunakan atau diisi dayanya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung, Dadang Iriana, menyebut bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 10.45 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, tim pemadam langsung menuju lokasi dan memadamkan api kurang dari 30 menit sejak kedatangan.
Wuling Air ev Terbakar di Bandung Korsleting Listrik Jadi Dugaan Utama
Petugas pemadam langsung mengamankan lokasi dan memeriksa bagian depan kendaraan. Tim menemukan titik api di sekitar ruang mesin dan sistem kelistrikan. Dadang menduga korsleting listrik sebagai penyebab utama insiden tersebut, mengingat kondisi mobil yang sedang terparkir dan tidak aktif.
Dinas Damkar juga langsung berkoordinasi dengan tim teknis dari Wuling Motors dan pihak kepolisian. Mereka segera memulai investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab teknis secara akurat.
Pemilik Selamat, Kerusakan Hanya Terjadi di Mobil
Pemilik kendaraan segera keluar rumah setelah melihat asap dan meminta bantuan kepada tetangga. Beberapa warga berinisiatif mengambil alat pemadam api ringan dan mencoba memadamkan kobaran api sebelum petugas tiba.
Tim pemadam yang datang cepat menguasai situasi. Mereka berhasil mengendalikan api sepenuhnya. Meski api cukup besar, kerusakan hanya terjadi pada bagian depan mobil, khususnya di ruang mesin dan kabel kelistrikan. Tidak ada rumah atau kendaraan lain yang terdampak.
Wuling Motors Tanggapi dan Imbau Pemilik Kendaraan Listrik
Wuling Motors Indonesia menyatakan akan menyelidiki kasus ini dengan serius. Mereka segera menurunkan tim teknis untuk bekerja sama dengan otoritas setempat. Mereka juga menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas dan keamanan produk mereka.
Sebagai langkah antisipasi, Wuling mengingatkan seluruh pengguna kendaraan listrik untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap sistem kelistrikan. Selain itu, mereka menyarankan penggunaan perangkat pengisian resmi dan servis berkala di bengkel resmi.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi pemilik kendaraan listrik agar tetap waspada. Dengan menjaga perawatan berkala dan mengikuti panduan keselamatan, para pengguna bisa meminimalisasi risiko korsleting atau kebakaran.




