Klaten — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hari ini meresmikan peluncuran serentak 80.000 unit Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel Merah Putih) di seluruh wilayah Indonesia. Acara utama dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, sementara ribuan titik lainnya mengikuti secara daring melalui sambungan video konferensi.
Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menyebut bahwa sebanyak 81.140 unit koperasi telah terbentuk, dan 80.048 unit di antaranya telah berbadan hukum, yang menandakan kesiapan penuh untuk beroperasi melayani masyarakat desa dan kelurahan di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
“Artinya, Kopdes/Kel Merah Putih sudah siap beroperasi,” tegas Budi Arie dalam pernyataan resminya pada Minggu (20/7).
Kopdes Merah Putih dirancang bukan sekadar sebagai lembaga koperasi biasa, tetapi sebagai pusat layanan ekonomi rakyat di tingkat desa. Koperasi ini mengelola berbagai kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari gerai sembako, layanan obat murah, klinik desa, simpan pinjam, hingga distribusi logistik.
Dengan tugas menyalurkan berbagai bantuan pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), gas subsidi, hingga pupuk subsidi.
Koperasi Desa Merah Putih hadir sebagai penggerak kemandirian ekonomi rakyat
Sebagai bagian dari strategi penguatan, pemerintah telah menetapkan 103 unit Kopdes sebagai proyek percontohan. Pemerintah berharap unit-unit koperasi lainnya di seluruh Indonesia dapat mereplikasi model operasional koperasi percontohan ini.
Agar tercipta ekosistem ekonomi desa yang lebih tangguh.
Dalam tahap lanjutan, Kementerian Koperasi akan melaksanakan capacity building.
Untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, mencakup pengelola, pengawas, hingga pengurus koperasi.
“Kami juga akan memperkuat pengawasan Kopdes/Kel Merah Putih berbasis partisipasi masyarakat atau public control,” ujar Budi Arie.
Kolaborasi Lintas Sektor
Keberhasilan program ini merupakan hasil sinergi dari lintas kementerian dan lembaga.
Termasuk di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Keuangan, Kemendagri, Kemenkes, Kementan, Kemenkumham, Kemenko PPN/Bappenas, Kemensos, hingga Kementerian BUMN.
Tak hanya itu, sejumlah BUMN turut mendukung pelaksanaan program ini.
Seperti PT Pupuk Indonesia, Pertamina, Bank Mandiri, BRI, BNI, BSI, Pos Indonesia, Telkom, InJourney, ID FOOD, dan Bulog.
Peluncuran Kopdes Merah Putih ini menjadi salah satu langkah konkret Presiden Prabowo dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa.
Dan mempercepat distribusi pelayanan dasar secara lebih adil dan efisien ke seluruh pelosok negeri.




