NGERTI.ID – Rumah tangga bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan, dan istrinya Azizah Salsha memasuki babak baru. Pasangan yang menikah pada Agustus 2023 itu kini menghadapi sidang perceraian di Pengadilan Agama Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Pengadilan Agama Tigaraksa memulai sidang perdana pada Senin (25/8/2025) di ruang sidang III. Selain itu, nama lengkap Azizah, Nurul Azizah Rosiade, dan Pratama Arhan tercatat dalam perkara nomor 4274/Pdt.G/2025/PA.Tgrs di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP).
Seorang petugas pengadilan membenarkan agenda sidang sebagai sidang cerai perdana. Namun, ia menolak memberikan rincian lebih jauh mengenai jalannya persidangan yang hanya berlangsung sekitar 15 menit.
Setelah sidang, dua orang yang mewakili pihak Arhan dan Azizah keluar dari ruang sidang. Mereka memilih diam ketika awak media menanyakan keterangan, kemudian langsung menuju mobil Toyota Voxy hitam. Sang sopir pun mengakui bahwa ia mengantar perwakilan Pratama Arhan.
Dalam proses hukum ini, kuasa hukum Pratama Arhan, Singgih Tomi Gumilang, bertindak sebagai pemohon. Oleh sebab itu, dokumen gugatan hanya mencantumkan nama kuasa hukum, sedangkan nama Arhan muncul dalam bentuk samaran.
Isu Keretakan Rumah Tangga
Publik sudah ramai memperbincangkan isu keretakan rumah tangga Arhan dan Azizah sejak beberapa waktu lalu. Meskipun begitu, keduanya tetap memilih diam di hadapan media.
Arhan menghapus seluruh foto kebersamaannya dengan Azizah di media sosial. Di sisi lain, Azizah justru terlihat aktif bermain olahraga padel bersama teman-temannya. Terlebih lagi, dalam momen itu hadir Philo Paz, mantan kekasihnya, sehingga kabar keretakan semakin ramai dibahas.
Hingga kini, baik Arhan maupun Azizah belum menyampaikan pernyataan resmi terkait gugatan cerai tersebut. Karena itu, publik masih menunggu kepastian mengenai kelanjutan rumah tangga mereka.
Sebagai catatan, Pratama Arhan dan Azizah menikah di Masjid Indonesia Tokyo, Jepang, pada 20 Agustus 2023. Pernikahan itu menghadirkan sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menjadi saksi.




