Jakarta – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menyerukan kepada negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk meningkatkan upaya diplomatik dalam mendukung pengakuan penuh terhadap negara Palestina. Seruan ini disampaikan dalam pertemuan tingkat tinggi OKI sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi kemanusiaan dan politik yang terus memburuk di Palestina.
Menurut Menlu Sugiono, solidaritas dunia Islam harus ditunjukkan melalui langkah konkret di panggung diplomasi internasional. Ia menekankan bahwa perjuangan rakyat Palestina untuk memperoleh kemerdekaan dan pengakuan sebagai negara berdaulat tidak bisa terus-menerus dibiarkan stagnan.
“Sebagai organisasi negara-negara Global South, OKI tidak boleh lelah dalam mendorong tata dunia yang lebih adil dan inklusif,” ujar Sugiono, Sabtu (21/6/2025).
Sugiono juga mengajak negara-negara OKI untuk mendorong lebih banyak negara di dunia, khususnya di kawasan Barat, agar mengakui Palestina sebagai negara merdeka sesuai prinsip solusi dua negara (two-state solution).
Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas dan keadilan di kawasan Timur Tengah, serta menciptakan landasan perdamaian yang berkelanjutan antara Palestina dan Israel.
Indonesia sendiri terus berkomitmen aktif dalam mendukung perjuangan diplomatik Palestina melalui berbagai jalur, baik bilateral maupun multilateral.




