Jakarta — Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan keprihatinannya terhadap meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan Israel. Dalam pernyataannya kepada media, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia ingin semua pihak yang terlibat menurunkan ketegangan dan berupaya mencari solusi damai guna mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa dan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.
“Kita ingin semua pihak menurunkan suhu dan mencari solusi. Jangan ada yang memperkeruh. Kita ingin kedamaian,” ujar Prabowo saat ditemui awak media, Sabtu (21/6/2025).
Pernyataan tersebut mencerminkan sikap konsisten Indonesia yang sejak awal menganut politik luar negeri bebas aktif, di mana perdamaian dunia menjadi prioritas utama. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan terus berada di pihak diplomasi, mendukung segala bentuk upaya damai yang diinisiasi komunitas internasional, termasuk melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Ketegangan antara Iran dan Israel dalam beberapa bulan terakhir memicu kekhawatiran global akan potensi konflik berskala lebih besar. Laporan dari berbagai media menyebutkan telah terjadi serangan udara dan saling balas pernyataan keras dari kedua pihak, yang semakin memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah terdampak.
Prabowo juga menyoroti pentingnya peran negara-negara di luar konflik, termasuk Indonesia, untuk tidak hanya menjadi penonton tetapi juga turut aktif menawarkan solusi konkret, termasuk jalur diplomasi dan bantuan kemanusiaan.
“Indonesia selalu berkomitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian. Kita harus terus menjaga agar konflik tidak melebar dan berdampak pada stabilitas global,” tegasnya.
Sebagai presiden terpilih yang akan segera dilantik, pernyataan ini menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia ke depan, yang tetap mengedepankan perdamaian dan penyelesaian konflik melalui jalur dialog, bukan kekerasan.




