Kesehatan – Varian Stratus serang lansia Varian baru COVID-19 bernama Stratus mulai menyebar luas di Indonesia. Kementerian Kesehatan mengonfirmasi kemunculan varian tersebut melalui hasil pemantauan genome sequencing terkini. Pihaknya juga menegaskan bahwa kasus aktif COVID-19 memang menunjukkan peningkatan sejak beberapa pekan terakhir.
Dokter spesialis paru dari RSUP Persahabatan, dr Erlina Burhan, menyoroti kelompok rentan yang perlu mewaspadai varian ini. “Lansia, orang dengan penyakit penyerta (komorbid), dan mereka yang belum mendapat vaksin booster termasuk paling berisiko,” ujar dr Erlina seperti dikutip dari Detik Health, Sabtu (27/7/2025).
Varian “Stratus” Serang Lansia Gejala Lebih Ringan Tapi Menular
Vaksinasi Masih Jadi Pelindung Efektif
Stratus termasuk subvarian dari Omicron, yang dikenal memiliki gejala lebih ringan namun penyebarannya sangat cepat. Erlina menegaskan bahwa meskipun varian ini tidak menyebabkan gejala berat pada mayoritas orang sehat, kelompok rentan tetap berisiko mengalami komplikasi serius.
“Gejalanya mirip flu, seperti pilek, batuk, dan demam. Tapi kalau pada lansia dan penderita komorbid, bisa berkembang menjadi pneumonia,” jelas dr Erlina. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak menganggap enteng virus ini.
Pemerintah mendorong masyarakat untuk segera melengkapi vaksinasi, termasuk mendapatkan booster yang masih tersedia di fasilitas kesehatan. Menurut Erlina, vaksin terbukti mampu mengurangi risiko keparahan, bahkan terhadap varian baru sekalipun.
Edukasi dan Kewaspadaan Jadi Kunci
Dinas Kesehatan di berbagai daerah telah bergerak cepat memberikan edukasi ke masyarakat. Mereka menyebarkan informasi melalui media sosial dan layanan kesehatan primer agar warga mengetahui gejala dan cara mencegah penularan.
Ahli virologi dari Universitas Indonesia, Prof. Amin Soebandrio, juga menekankan pentingnya deteksi dini. “Kalau mengalami gejala seperti flu, segera periksa ke fasilitas kesehatan. Jangan menunggu parah,” ujarnya.
Dengan penyebaran varian Stratus yang semakin meluas, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Vaksinasi, penggunaan masker di tempat ramai, dan menjaga kesehatan tubuh menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penularan.
Pakar kesehatan mengingatkan masyarakat agar memperketat protokol kesehatan, terutama bagi lansia dan kelompok rentan lainnya. Pemerintah memperkuat pengawasan di fasilitas layanan kesehatan dan mempercepat distribusi vaksin penguat. Masyarakat dapat menekan penyebaran varian Stratus dengan deteksi dini dan disiplin menjalankan langkah pencegahan.




