Jakarta – Aktris dan aktivis pendidikan, Dian Sastrowardoyo, kembali membuka program Beasiswa Dian untuk tahun 2025. Beasiswa ini ditujukan khusus bagi perempuan Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi namun terkendala secara ekonomi. Uniknya, program ini tidak membatasi usia pendaftar, membuka peluang luas bagi perempuan dari berbagai latar belakang usia untuk kembali ke bangku kuliah.
Beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen sosial Dian melalui Yayasan Dian Sastrowardoyo, yang telah rutin membuka akses pendidikan untuk kelompok rentan sejak 2020. Dalam pernyataan resminya, Dian mengatakan bahwa pendidikan seharusnya menjadi hak semua orang, tanpa melihat umur, status sosial, atau kondisi ekonomi.
“Banyak perempuan yang harus berhenti sekolah karena menikah muda, bekerja, atau karena masalah ekonomi. Tapi bukan berarti kesempatan mereka untuk belajar harus berhenti juga,” ujar Dian dalam keterangan tertulis pada Kamis (8/5/2025).
Pendaftaran Beasiswa Dian 2025 telah dibuka mulai 8 Mei 2025 dan akan ditutup pada 8 Juni 2025. Program ini terbuka untuk calon mahasiswa perempuan yang sudah diterima di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, serta perempuan yang sedang kuliah namun mengalami kesulitan finansial.
Beasiswa ini mencakup pembiayaan uang kuliah pokok (UKT), tunjangan pendidikan, dan pelatihan pengembangan kapasitas. Selain bantuan finansial, penerima beasiswa juga akan mendapatkan mentoring dari tokoh-tokoh inspiratif di bidangnya, serta dukungan jaringan komunitas.
Salah satu hal yang paling menarik dari program ini adalah syarat tanpa batas usia. Dian menyampaikan bahwa ia terinspirasi oleh banyak perempuan dewasa yang memiliki semangat belajar tinggi namun terkendala oleh sistem pendidikan yang kerap terlalu fokus pada usia muda. “Kami ingin menghapus anggapan bahwa pendidikan hanya untuk yang muda. Belajar itu hak seumur hidup,” tegasnya.
Dalam penyelenggaraan tahun sebelumnya, Beasiswa Dian telah berhasil membantu puluhan perempuan dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Jakarta, Yogyakarta, Kupang, hingga Sorong. Testimoni penerima beasiswa sebelumnya juga menunjukkan dampak positif yang besar, baik dalam kehidupan akademik maupun pengembangan pribadi.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Yayasan Dian Sastrowardoyo. Para calon penerima beasiswa diharuskan mengisi formulir, menyertakan esai motivasi, serta dokumen pendukung seperti bukti diterima di perguruan tinggi dan keterangan penghasilan orang tua atau diri sendiri.
“Ini bukan soal siapa yang paling pintar, tapi siapa yang paling butuh dan paling berkomitmen. Kami mencari perempuan yang punya semangat tinggi untuk terus berkembang dan memberi dampak positif bagi lingkungannya,” kata Koordinator Program Beasiswa Dian, Ratih Nurmala.
Dengan dibukanya pendaftaran Beasiswa Dian 2025, publik diharapkan dapat turut menyebarluaskan informasi ini agar menjangkau lebih banyak perempuan yang membutuhkan. Dian menutup pernyataannya dengan ajakan penuh harapan: “Mari kita buka jalan bagi para perempuan untuk maju. Karena ketika satu perempuan belajar, sebuah keluarga ikut bertumbuh.”




