Jakarta – Wakil Menteri Koperasi dan UKM (Wamenkop UKM) Afriansyah Noor mendorong koperasi-koperasi di lingkungan pondok pesantren (ponpes) untuk membangun ekosistem bisnis yang terintegrasi bersama Koperasi Digital Desa (Kopdes) Merah Putih. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi berbasis komunitas dan meningkatkan daya saing koperasi pesantren di era digital, Minggu (22/6/2025)..
Dalam pernyataannya, Wamenkop menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan digitalisasi dalam membangun kekuatan ekonomi umat. Ia menyebut Kopdes Merah Putih sebagai mitra strategis dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan kapasitas koperasi ponpes.
“Ekosistem koperasi harus dibangun secara kolektif dan saling terhubung. Koperasi pesantren jangan berjalan sendiri, tetapi perlu bersinergi, terutama dengan Kopdes Merah Putih yang punya platform digital dan jaringan luas,” ujar Afriansyah dalam agenda resmi Kemenkop UKM.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan rantai nilai ekonomi yang lebih kuat di tingkat lokal, sekaligus menjadi jalan bagi pemberdayaan ekonomi santri dan masyarakat sekitar pesantren.
Pemerintah terus mendorong digitalisasi dan penguatan kapasitas koperasi di berbagai sektor, termasuk lingkungan pesantren, sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.




