Jakarta, 2 Mei 2025 — Setelah hampir lima bulan pencarian intensif, Polda Papua Barat resmi menutup operasi pencarian tahap ketiga terhadap Iptu Tomi Samuel Marbun, mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni yang hilang saat menjalankan tugas pada Desember 2024.
Kapolda Papua Barat, Irjen Johnny Isir, menyatakan bahwa seluruh upaya terbaik telah dikerahkan dalam misi kemanusiaan ini. “Misi ini adalah bentuk cinta institusi kepada anggotanya dan kepedulian terhadap keluarga yang menanti. Kami mengerahkan seluruh kemampuan terbaik untuk menjawab harapan itu,” ujar Irjen Johnny Isir dalam keterangan pers.
Operasi pencarian ini melibatkan 510 personel dari berbagai satuan elite seperti Brimob, Satgas SAR, dan unsur pendukung lainnya. Mereka menyisir sungai, hutan, dan medan berat lainnya di wilayah Papua Barat, menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan risiko tinggi lainnya.
Meski pencarian resmi dihentikan, Polri mengajak masyarakat untuk tetap menunjukkan empati dan bijaksana dalam menyikapi berbagai isu terkait kasus ini. Komitmen Polri dalam menjunjung nilai-nilai kemanusiaan akan terus dilanjutkan dalam seluruh pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kasus hilangnya Iptu Tomi Marbun telah menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi. Pihak keluarga sebelumnya mengungkapkan kejanggalan dalam proses pencarian dan meminta transparansi dari pihak kepolisian.
Meskipun operasi pencarian telah dihentikan, harapan untuk menemukan Iptu Tomi Marbun tetap ada di hati keluarga dan masyarakat.




