Olahraga – Jafar Felisha kalahkan unggulan, pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah dan Aisyah Salsabila Felisha, harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, pada laga semifinal China Open 2025. Mereka kalah dalam pertandingan rubber game yang berlangsung alot dengan skor 19-21, 21-18, dan 16-21.
Jafar/Felisha memulai laga dengan percaya diri dan mengimbangi tempo cepat pasangan China di gim pertama. Mereka terus menyerang dan menekan, tetapi Jiang/Wei tampil solid di poin-poin kritis. Jafar/Felisha sempat memimpin 16-14, namun Jiang/Wei membalikkan keadaan dan merebut gim pembuka dengan skor tipis 21-19.
Pada gim kedua, pasangan Indonesia bangkit dan memperbaiki pola permainan. Mereka mempercepat transisi dari bertahan ke menyerang dan menjaga fokus sejak awal. Felisha beberapa kali menutup rally dengan pukulan silang tajam, sementara Jafar mendominasi net. Pasangan Indonesia mengamankan gim kedua dengan skor 21-18 dan memaksa pertandingan berlanjut ke rubber game.
Memasuki gim ketiga, Jiang/Wei kembali meningkatkan tekanan. Mereka menggiring Jafar/Felisha ke tempo permainan cepat dan memanfaatkan celah di sisi kanan pertahanan. Pasangan Indonesia sempat menipiskan jarak poin menjadi 15-17, tetapi Jiang/Wei menjaga momentum dan menyegel kemenangan 21-16.
Jafar Felisha Kalahkan Unggulan Evaluasi dan Harapan Jafar/Felisha Usai Kekalahan
Felisha tetap mengapresiasi pencapaian mereka sejauh ini. Ia menyebut bahwa pasangan ganda campuran non-unggulan seperti mereka mampu memberikan perlawanan berarti di turnamen sekelas BWF Super 1000.
“Kami bersyukur bisa sampai semifinal. Meskipun belum bisa menang, kami sudah berjuang maksimal. Lawan hari ini sangat kuat, tetapi kami juga banyak belajar dari pertandingan ini,” ujar Felisha, Sabtu (26/7/2025).
Jafar juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan publik Indonesia dan menjanjikan penampilan yang lebih matang di turnamen berikutnya. “Kami akan terus evaluasi dan latihan lebih keras. Semoga bisa tampil lebih baik ke depannya,” ucapnya.
China Open 2025 menjadi turnamen pencapaian terbaik bagi Jafar/Felisha sepanjang tahun ini. Mereka berhasil menyingkirkan pasangan unggulan ketiga asal Hong Kong di perempat final dan mencuri perhatian publik bulu tangkis Asia.
Kekalahan ini menutup langkah Indonesia di sektor ganda campuran, setelah pasangan lain, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, tersingkir lebih awal di babak 16 besar.




