Jakarta – Personel gabungan amankan laga, sebanyak 1.620 personel gabungan TNI-Polri bersiap mengamankan pertandingan Timnas Indonesia U-23 melawan Malaysia dalam perebutan tempat ketiga Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, malam ini (20/7/2025).
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menyampaikan bahwa aparat akan menjaga seluruh area stadion sejak siang hari. “Kami akan mengerahkan personel untuk mengamankan jalannya pertandingan dan memastikan situasi tetap kondusif,” kata Susatyo dalam keterangannya.
Personel Gabungan Amankan Laga Penjagaan Maksimal di Area Strategis
Aparat mengatur titik-titik strategis di sekitar stadion, termasuk jalur masuk penonton dan area VIP. Selain itu, mereka menempatkan petugas tambahan di jalur distribusi logistik dan pintu evakuasi. Petugas dari tim pengurai massa juga akan bersiaga untuk mengantisipasi kericuhan.
“Kami menyiagakan tim negosiator dan pengurai massa agar penanganan situasi tetap humanis dan cepat,” ujar Susatyo. Ia menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan panitia pelaksana serta pihak GBK untuk menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
Aturan Ketat untuk Suporter
Pihak kepolisian juga memberlakukan aturan ketat bagi penonton. Mereka melarang penggunaan flare, petasan, dan benda berbahaya lainnya di dalam stadion. Petugas akan memeriksa barang bawaan penonton secara menyeluruh di setiap pintu masuk.
“Penonton harus mematuhi aturan demi kenyamanan bersama. Jika melanggar, kami akan mengambil tindakan tegas,” tegas Susatyo.
Sebelum laga, pihak kepolisian telah melakukan simulasi pengamanan dan skenario evakuasi bersama petugas GBK dan panitia AFF. Upaya ini mereka lakukan untuk mengantisipasi potensi kerumunan yang membludak atau provokasi antar suporter.
Sinergi Lintas Instansi Jaga Ketertiban Sekitar Stadion
Pemerintah DKI Jakarta turut mendukung pengamanan melalui penempatan petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk mengatur lalu lintas di sekitar Senayan. Petugas gabungan juga akan berjaga di jalur pedestrian serta halte TransJakarta agar mobilitas penonton tetap lancar.
Dengan pengamanan yang maksimal, aparat berharap pertandingan berlangsung aman, nyaman, dan meriah tanpa insiden berarti.
Pihak kepolisian mengatur strategi pengamanan sejak siang hari untuk mengantisipasi potensi gangguan, termasuk kemacetan lalu lintas dan kerumunan penonton di sekitar stadion. Mereka menempatkan personel di titik-titik strategis seperti pintu masuk, tribun penonton, dan area parkir.
Selain itu, petugas juga memantau situasi melalui kamera CCTV dan melakukan patroli rutin demi menjaga situasi tetap kondusif sepanjang pertandingan berlangsung.




