Munich – Tim nasional Portugal berhasil keluar sebagai juara UEFA Nations League 2025 setelah menaklukkan Spanyol melalui adu penalti dengan skor 5–3, usai bermain imbang 2–2 selama waktu normal dan babak perpanjangan waktu. Laga final penuh emosi ini berlangsung pada Minggu malam, 8 Juni 2025, di Allianz Arena, Munich, Jerman, di hadapan lebih dari 70.000 penonton yang memadati stadion.
Final ini dimulai dengan intensitas tinggi. Spanyol membuka keunggulan terlebih dahulu melalui Mikel Oyarzabal di menit ke-23. Penyerang Real Sociedad itu menyelesaikan umpan tarik Dani Olmo dengan tembakan kaki kiri yang gagal dihalau kiper Portugal, Diogo Costa.
Memasuki babak kedua, dominasi Spanyol berlanjut. Di menit ke-52, Martín Zubimendi mencetak gol kedua setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Portugal. Tim Matador seolah berada di atas angin, unggul 2–0 dengan penguasaan bola mendominasi.
Namun, Portugal perlahan bangkit. Mereka memperkecil ketertinggalan di menit ke-67 melalui aksi individu Nuno Mendes, yang menusuk dari sisi kiri dan melepaskan tembakan keras ke pojok gawang. Gol tersebut menyuntikkan semangat baru bagi tim asuhan Roberto Martínez.
Saat pertandingan mendekati akhir waktu normal, Portugal terus menekan. Hasilnya, pada menit ke-88, Cristiano Ronaldo mencetak gol penyeimbang melalui tendangan bebas spektakuler dari luar kotak penalti. Itu adalah gol ke-138 dalam karier internasionalnya, memperpanjang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di level tim nasional.
Gol ini menjadi momen emosional. Kamera televisi sempat menangkap Ronaldo meneteskan air mata haru saat selebrasi. Ia sadar, ini mungkin akan menjadi turnamen besar terakhirnya bersama Portug
Pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, namun tidak ada gol tambahan tercipta. Adu penalti pun menjadi penentu gelar.
Portugal tampil sangat tenang dalam mengeksekusi penalti. Kelima penendang mereka—termasuk Ronaldo dan Rúben Neves—sukses menunaikan tugas.
Sebaliknya, Spanyol yang juga tampil percaya diri, harus gigit jari saat penendang keempat mereka, Álvaro Morata, gagal mencetak gol setelah tendangannya ditepis oleh Diogo Costa. Aksi penyelamatan itu menjadi penentu jalannya pertandingan.
Rúben Neves kemudian maju sebagai penendang kelima Portugal dan mengeksekusi dengan sempurna ke pojok kiri gawang, memastikan kemenangan 5–3 di babak tos-tosan.




