Bantul – PSIM Jegal Langkah Persib, Super League 2025/2026 menghadirkan laga panas antara PSIM Yogyakarta vs Persib Bandung pada Minggu, 24 Agustus 2025. Duel ini berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, dengan kick-off resmi pukul 15.30 WIB. Indosiar dan Vidio menyiarkan pertandingan ini secara langsung dengan paket berlangganan mulai Rp30 ribu.
Pertarungan ini menyedot perhatian publik karena mempertemukan tim promosi yang sedang percaya diri dengan juara bertahan yang ingin bangkit setelah hasil mengejutkan pada pekan lalu. Suporter tuan rumah siap memenuhi stadion dan menciptakan atmosfer penuh tekanan bagi Persib.
PSIM Bidik Kejutan, Persib Incar Kebangkitan
PSIM Yogyakarta membuka musim dengan performa impresif. Laskar Mataram menaklukkan Persebaya Surabaya 1-0 lalu menahan Arema FC 1-1. Hasil itu mengangkat mereka ke posisi ketujuh klasemen sementara dengan empat poin. Striker asing seperti Ze Valente, Ezequiel Vidal, dan Nermin Haljeta terus mengancam lini belakang lawan.
Kapten PSIM, Ghulam Fatkur, menegaskan semangat timnya. “Kami akan kerahkan seluruh kemampuan di lapangan. Lawan Persib tidak mudah, tetapi kami percaya bisa memberi perlawanan terbaik,” ujarnya.
Persib Bandung datang dengan motivasi besar. Maung Bandung sempat menang 2-0 atas Semen Padang, tetapi mereka kalah mengejutkan dari Persijap Jepara. Bojan Hodak tetap menekankan pentingnya momentum positif meski empat pemain kunci absen. Adam Przybek, Beckham Putra, Berguinho, dan Alfeandra Dewangga masih mengalami cedera.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, melihat sisi positif dari kekalahan. “Kekalahan kadang menjadi berkah. Kami harus belajar dari kesalahan dan tampil lebih baik di Bantul. Saya harap kondisi lapangan Stadion Sultan Agung juga mendukung permainan,” ucapnya.
PSIM Jegal Langkah Persib Atmosfer Panas dan Dukungan Suporter
Duel ini memiliki nilai gengsi tinggi. PSIM ingin mempertahankan tren positif di kandang, sedangkan Persib wajib meraih tiga poin untuk menjaga reputasi sebagai juara bertahan.
Wakil Presiden Operasional Persib, Andang Ruhiat, mengimbau bobotoh agar tidak hadir langsung di Bantul. “Kami imbau bobotoh mendukung tim dari Bandung melalui nonton bareng di Graha Persib atau CGV Paris Van Java. Kehadiran langsung di stadion bisa memicu sanksi,” jelasnya.
Suporter tuan rumah menyiapkan koreografi khusus dan nyanyian dukungan, sedangkan bobotoh mendukung dari Bandung. Kombinasi motivasi pemain, tekanan atmosfer, dan gengsi kedua klub menjadikan laga PSIM vs Persib sebagai pertandingan paling panas di pekan ketiga Super League 2025/2026.




