Vibes Hari Buruh tahun ini agak berbeda bagi beberapa siswa di Purwakarta. Bukan demo, tapi 39 siswa SMP justru “dikirim” ke barak militer! Yup, kamu gak salah baca. Mereka bakal ngejalanin program bootcamp ala TNI selama dua minggu penuh. Lokasinya di Batalyon Armed 9, Jalan Sadang-Subang. Yang unik? Acara masuk baraknya diwarnai haru, peluk-pelukan, bahkan air mata orang tua. 🙁
Sekitar jam 12 siang, puluhan siswa itu datang naik bus dan truk dari Pemda. Begitu turun, langsung disambut tentara—disuruh baris, tegas, tanpa basa-basi. Barak bukan tempat main-main, bro. Tapi katanya, ini semua buat bentukin karakter. Disiplin, tanggung jawab, dan jadi pribadi yang lebih keren (dan gak suka bolos).
Kenapa bisa masuk program ini?
Ya… sebagian dari mereka udah dicap “susah diatur” di sekolah maupun di rumah. Ada yang suka bolos, ada yang doyan mabar sampe subuh terus gak bangun sekolah. Contohnya anak Bu Elly. Dia cerita sambil nangis:
“Anak saya suka bolos, susah dinasihatin. Semoga di sini dia bisa berubah jadi anak rajin dan nurut…”
Selama 14 hari ke depan, mereka bakal hidup ala tentara: bangun pagi, salat berjamaah, olahraga, jaga kebersihan, konseling, sampe dapet sesi motivasi. Yang kecanduan Mobile Legends? Ikut juga, guys. Soalnya menurut Gubernur Dedi Mulyadi—yang punya ide program ini—udah saatnya anak muda detox dari dunia maya dan upgrade mental di dunia nyata.
Tapi tentu aja, program ini gak lepas dari pro dan kontra. Ada yang dukung karena ini solusi buat anak-anak yang mulai liar, tapi ada juga yang mikir: “eh, kok anak sekolah malah dibawa ke barak?”
Tapi buat para orang tua yang udah kehabisan cara, ini seperti harapan terakhir. Kalau berhasil, bisa jadi langkah awal buat generasi muda yang lebih disiplin dan gak gampang ngambek.
Kalau kamu yang disuruh ikut program ini, bakal sanggup gak nih tinggal di barak dua minggu tanpa HP dan Wi-Fi? 😅




