Jakarta – Ozzy Osbourne hadapi parkinson, dunia musik kembali kehilangan salah satu sosok ikonik. Ozzy Osbourne, vokalis legendaris Black Sabbath, meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit Parkinson dan emfisema. Kabar ini mengguncang para penggemar dan insan musik di seluruh dunia.
Selama bertahun-tahun, Ozzy terus menjalani pengobatan dan tetap menunjukkan semangat untuk sembuh. Meskipun tubuhnya melemah, ia tidak pernah kehilangan tekad. Bahkan, pada tahun 2020, ia mengumumkan secara terbuka bahwa dirinya mengidap penyakit Parkinson tipe 2. Ia mengungkapkan kepada media, “Aku bukanlah yang terbaik, tapi hari ini aku merasa lebih baik daripada kemarin,” ujar Ozzy dalam wawancara bersama Good Morning America.
Ozzy Osbourne Hadapi Parkinson Perjuangan Melawan Penyakit yang Tak Mudah
Sejak menderita kecelakaan pada 2019, Ozzy terus berjuang melawan efek samping dari operasi tulang belakang yang menyakitkan. Karena kondisi tersebut, ia kerap menggunakan tongkat untuk berjalan dan menjalani serangkaian perawatan intensif. Selain Parkinson, dokter juga mendiagnosisnya dengan emfisema, sebuah penyakit paru-paru kronis yang memperburuk kualitas hidupnya.
Kendati demikian, Ozzy tidak pernah berhenti mencoba. Ia mengikuti berbagai terapi dan menunjukkan keinginan kuat untuk kembali ke panggung. Dalam wawancara berbeda, ia berkata, “Kalau aku bisa melakukan satu pertunjukan lagi, aku akan merasa puas.” Namun, kondisi fisiknya terus menurun sehingga ia akhirnya memutuskan untuk pensiun dari dunia musik.
Kehidupan yang Menginspirasi Banyak Orang
Di balik imejnya sebagai rocker eksentrik, Ozzy menunjukkan keberanian menghadapi tantangan kesehatan. Istri sekaligus manajernya, Sharon Osbourne, selalu setia mendampingi dan memberikan dukungan. Tak hanya keluarga, jutaan penggemar di seluruh dunia juga mengirim doa dan semangat melalui media sosial.
Ozzy tak hanya meninggalkan warisan musik, tetapi juga teladan dalam menghadapi penyakit dengan kepala tegak. Meskipun tubuhnya melemah, ia tetap menunjukkan semangat hidup dan keinginan untuk menginspirasi orang lain. Kehilangan ini menorehkan duka mendalam bagi industri musik.
Sebagai penutup, banyak penggemar mengenang Ozzy bukan hanya karena musiknya, tetapi juga karena keberaniannya melawan penderitaan hingga akhir hayat. Dunia kehilangan legenda, namun semangat Ozzy akan tetap hidup dalam karya-karyanya.




