JAKARTA – Trump ancam naikkan tarif 10%, Mantan Presiden AS, Donald Trump, kini mengancam akan menaikkan tarif impor sebesar 10% untuk semua negara anggota BRICS, termasuk Indonesia. Langkah ini muncul sebagai respons terhadap kecaman beberapa negara BRICS atas kebijakan dagang AS .
Menurut Trump, setiap negara BRICS yang secara terang-terangan menunjukkan sikap anti-Amerika bakal langsung terkena tarif tambahan 10%. Ia menegaskan tidak ada pengecualian dalam kebijakan ini.
Trump Ancam Naikkan Tarif 10% Pada Indonesia dan Global
Trump menyebarkan pernyataannya melalui unggahan di platform Truth Social. Dengan demikian, ia langsung menegaskan bahwa Indonesia bakal masuk dalam daftar negara yang terdampak kebijakan baru ini .
Ancaman ini juga memicu ketegangan baru dalam hubungan dagang antara AS dan negara-negara berkembang. Selain itu, negara-negara BRICS lain seperti Cina, Brasil, dan India turut bersiap menghadapi tekanan fiskal tersebut. Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, telah menyatakan kesiapannya memberi respons terhadap tarif sepihak tersebut.
Trump Ancam Naikkan Tarif 10% RI Resmi Anggota BRICS Berikutnya
Indonesia resmi bergabung dengan BRICS pada Januari 2025. Oleh karena itu, kebijakan tarif Trump ini akan langsung mempengaruhi negeri ini.
Meski belum ada respons resmi dari pemerintah Indonesia, pengusaha logistik dan pasar menanti perkembangan langkah diplomatik untuk memitigasi dampak kenaikan tarif. Kondisi ini dapat mengganggu stabilitas perdagangan serta meningkatkan harga impor.
Tantangan dan Strategi Mitigasi
Ekonom memprediksi tarif tambahan akan memicu kenaikan harga barang impor. Di sisi lain, hal itu bisa mendorong konsumen untuk beralih ke produk lokal, sehingga mendorong industri dalam negeri.
Selain itu, pemerintah perlu segera mempersiapkan skema kompensasi bagi eksportir agar mereka tetap bisa bersaing di pasar global. Kawalan protokol perdagangan juga menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga arus barang tetap lancar.
Global Akan Saksi Eskalasi Tarif
Ancaman Trump mendapatkan pro dan kontra di dunia internasional. Beberapa negara anggota BRICS memperingatkan bahwa kenaikan tarif sepihak dapat melemahkan sistem perdagangan global. Sementara itu, kalangan pengamat menilai hal itu akan meningkatkan ketegangan dalam hubungan dagang internasional.
Dengan demikian, geopolitik perdagangan memasuki era baru yang penuh dinamika. Pemerintah Indonesia serta negara sekutu di kawasan harus siap sedia menghadapi kemungkinan dampak dari keputusan Trump di level global.




