Respons Pasar Positif, Rupiah Masih Berfluktuasi
Pasar merespons positif pengumuman Trump. Indeks saham di Wall Street dan Bursa Efek Indonesia sama-sama mengalami penguatan. Investor global melihat kesepakatan ini sebagai sinyal penguatan kerja sama ekonomi antara dua negara besar di Indo-Pasifik.
Namun, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih menunjukkan fluktuasi. Sejumlah analis menilai kebijakan Trump yang proteksionis tetap menyisakan ketidakpastian di pasar valuta asing.
Trump terus mengandalkan strategi tarif timbal balik dalam kebijakan perdagangannya. Sejak menjabat pada 2017, ia kerap mengkritik negara yang menetapkan tarif tinggi terhadap produk AS. Indonesia sempat menjadi sasaran ancaman tarif 32 persen sebelum akhirnya menyetujui kesepakatan ini.
“Ini bukan hanya soal angka, tapi soal keadilan perdagangan. Amerika berhak mendapatkan akses yang sama,” tegas Trump.
Kesepakatan ini membuka peluang besar bagi hubungan dagang Indonesia-Amerika. Dengan tarif yang turun menjadi 19 persen dan akses produk AS yang makin luas, pemerintah Indonesia harus merancang strategi jangka panjang agar kesepakatan ini membawa manfaat maksimal.
Indonesia perlu memastikan agar komitmen pembelian tidak sekadar menguntungkan AS, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor dalam negeri. Implementasi yang hati-hati dan transparan menjadi kunci keberhasilan perjanjian ini dalam jangka panjang.




