Jakarta — Kebakaran besar kembali terjadi di permukiman padat penduduk di Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat siang, 6 Juni 2025. Api dengan cepat menghanguskan sekitar 450 rumah semi permanen yang berdiri di atas lahan seluas tiga hektare di Jalan Empang Damai Rawa Indah.
Menurut laporan dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, kebakaran diduga bermula dari sebuah rumah warga yang sedang membuat kue dan meninggalkan api dalam keadaan menyala. Api kemudian menyebar dengan cepat ke rumah-rumah di sekitarnya, yang mayoritas berbahan kayu dan mudah terbakar.
Petugas pemadam kebakaran dikerahkan dalam jumlah besar untuk mengatasi kebakaran ini. Sebanyak 29 unit mobil pemadam dan 150 personel dikerahkan dari Jakarta Utara dan Jakarta Barat untuk memadamkan api. Proses pemadaman berhasil dilokalisir pada pukul 12.27 WIB dan selesai sekitar pukul 16.11 WIB.
Akibat kebakaran ini, lebih dari 750 kepala keluarga terdampak dan terpaksa mengungsi ke lokasi aman. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp8 miliar. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono segera meninjau lokasi pengungsian dan memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi, termasuk bantuan logistik, layanan kesehatan, dan psikososial.
“Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus membantu warga yang terdampak, serta memastikan proses pemulihan berjalan cepat,” ujar Heru Budi Hartono saat meninjau lokasi pengungsian.
Bantuan juga datang dari berbagai pihak, seperti Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan Dinas Sosial, yang menyalurkan bantuan makanan, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya.
Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran di permukiman padat. Pemerintah menghimbau warga untuk selalu memeriksa instalasi listrik dan tidak meninggalkan api dalam keadaan menyala tanpa pengawasan.




