Banyuwangi – Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya yang karam di Perairan Selat Bali, wilayah Ketapang, Banyuwangi, pada Rabu malam. Memasuki hari keempat dan kelima sejak insiden terjadi, tim kembali menemukan tiga jenazah korban.
Tim DVI Polri sedang memeriksa tiga jenazah guna memastikan identitas para korban tenggelamnya Tunu Pratama Jaya . Karena kondisi jenazah sudah tidak utuh.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menyampaikan bahwa Tim SAR Gabungan tidak hanya mencari di sekitar titik awal tenggelamnya kapal, tetapi juga memperluas area pencarian hingga 10 mil laut dari lokasi dugaan. Mereka memperluas area tersebut setelah melakukan koordinasi dan evaluasi langsung di lapangan.
“Tim dari Basarnas, TNI, Polri, KPLP, Syahbandar, ASDP, serta unsur lainnya terus berkoordinasi dan bekerja maksimal. Harapannya, dengan perluasan wilayah pencarian, banyak korban yang bisa ditemukan,” Dudy, Senin (7/7/2025).
Untuk meningkatkan efektivitas pencarian, tim SAR juga mulai menggunakan teknologi bawah air berupa ROV (Remotely Operated Vehicle). Alat ini akan membantu mendeteksi keberadaan bangkai kapal dan kemungkinan korban yang terperangkap di dalamnya.
Tanggapan Menhub Dudy atas Tenggelamnya Tunu Pratama Jaya
Menhub Dudy juga mengingatkan seluruh personel SAR agar tetap mengedepankan aspek keselamatan dalam menjalankan tugasnya. Ia menegaskan bahwa pencarian yang berlangsung selama beberapa hari tentu menghadapi tantangan cuaca dan medan yang tidak mudah.
“Saya minta semua petugas tetap berhati-hati. Utamakan keselamatan diri, perhatikan cuaca dan arus laut yang bisa berubah kapan saja,” tegasnya.
Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setyabudi, menyebut bahwa berdasarkan data manifes sementara, KMP Tunu Pratama Jaya membawa 53 penumpang dan 12 kru. Kapal berangkat dari Pelabuhan Ketapang pada pukul 22.56 WIB dan mengalami musibah pada pukul 23.20 WIB saat dalam perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Tim SAR akan terus mencari hingga menemukan seluruh korban. Basarnas memastikan mereka akan mengerahkan seluruh sumber daya dan peralatan untuk mendukung operasi pencarian.
Tim SAR akan terus melanjutkan proses pencarian hingga berhasil menemukan seluruh korban. Basarnas memastikan akan mengerahkan seluruh sumber daya dan peralatan untuk mendukung operasi tersebut.




