Jakarta — Sebanyak 20 unit bus bekas operasional TransJakarta dilaporkan terbakar hebat di Terminal Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Selasa (10/6/2025). Peristiwa ini menimbulkan kepulan asap hitam tebal yang terlihat dari kejauhan dan sempat membuat panik warga sekitar.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut bahwa seluruh bus yang terbakar merupakan armada lama TransJakarta yang sudah tidak beroperasi dan sedang dalam proses penghapusan aset atau pemusnahan. Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB dan api berhasil dipadamkan oleh petugas sekitar satu jam kemudian.
“Bus-bus tersebut merupakan kendaraan nonaktif yang sedang dalam proses lelang untuk dimusnahkan. Lokasi pembakaran adalah bagian dari area penyimpanan aset Dishub di Terminal Rawa Buaya,” jelas Syafrin saat ditemui awak media. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada aktivitas operasional yang terganggu akibat peristiwa ini.
Menurut laporan dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, sebanyak 15 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi guna menjinakkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material masih dalam proses perhitungan lebih lanjut.
Syafrin menambahkan bahwa penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Namun, pihaknya menduga api berasal dari proses teknis internal di lokasi penyimpanan kendaraan. Dishub DKI bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menyelidiki lebih lanjut dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya pengelolaan limbah kendaraan dan prosedur pemusnahan aset milik pemerintah agar sesuai dengan standar keamanan. Masyarakat sekitar diimbau untuk tetap tenang karena lokasi kejadian telah sepenuhnya aman dan tidak berdampak pada jalur lalu lintas di sekitar terminal.




