Sisternet Latih Perempuan Digita Kolaborasi untuk Tingkatkan Literasi Digital
Teknologi – Sisternet latih perempuan digita, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menggandeng XL Axiata melalui program Sisternet untuk mencetak lebih banyak talenta digital perempuan di Indonesia. Mereka menginisiasi pelatihan digital yang menyasar perempuan dari berbagai latar belakang, dengan fokus pada keterampilan teknologi dan kewirausahaan.
Melalui Sisternet, Kemkominfo dan XL Axiata mendorong perempuan agar aktif dalam dunia digital. Program ini memfasilitasi pelatihan daring dengan topik seperti digital marketing, keamanan siber, hingga pembuatan konten kreatif. Upaya ini bertujuan mengurangi kesenjangan literasi digital antara laki-laki dan perempuan.
Menurut Group Head Corporate Communications XL Axiata, Tri Wahyuningsih, pihaknya terus berkomitmen mendukung perempuan Indonesia menjadi lebih mandiri secara ekonomi dan teknologi. Ia menyatakan, “Kami ingin perempuan-perempuan Indonesia mampu memanfaatkan teknologi untuk membangun usaha dan kehidupan yang lebih baik.”
Sisternet Jadi Wadah Peningkatan Kompetensi
Kemkominfo menilai kolaborasi dengan pihak swasta seperti XL Axiata sangat krusial dalam memperluas jangkauan program transformasi digital. Mereka mengarahkan program pelatihan agar selaras dengan kebutuhan industri 4.0. Sisternet hadir sebagai wadah yang menjembatani perempuan dengan peluang dan keterampilan digital terkini.
Salah satu peserta pelatihan mengungkapkan manfaat langsung dari program ini. Ia merasa lebih percaya diri menjalankan bisnis daring setelah mendapatkan materi pemasaran digital. Pelatihan seperti ini memberikan ruang bagi perempuan untuk berkembang di tengah era digital yang kompetitif.
Kemkominfo melalui Dirjen Aptika juga mengapresiasi inisiatif Sisternet sebagai langkah nyata menuju transformasi digital yang inklusif. Mereka mengajak lebih banyak pemangku kepentingan bergabung untuk memperluas dampak program serupa ke seluruh wilayah Indonesia.
Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta seperti ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan perempuan di bidang teknologi bukan sekadar wacana, melainkan langkah konkret menuju masa depan digital yang setara.
Sisternet mengajarkan para perempuan untuk mengelola platform digital secara mandiri dan strategis. Mereka membuat konten informatif, memasarkan produk melalui media sosial, dan mengoptimalkan teknologi untuk membangun brand usaha. Pelatih memberikan tantangan langsung agar peserta terlibat aktif dalam proses pembelajaran.
Setiap peserta mempresentasikan hasil karyanya di depan kelompok untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi. Program ini membuka peluang nyata bagi perempuan agar berdaya secara ekonomi di era digital.




